Pemancangan Dengan Alat Jack in Pile

Ahadi 19 December 2011 Pondasi

Pesatnya perkembangan proyek konstruksi pada Indonesia berbanding lurus menggunakan indera-indera yg diciptakan & dikembangkan untuk membantu dan mempermudah kegiatan dalam pengerjaan proyek konstruksi tersebut. Alat nir lagi sepenuhnya menggunakan tenaga manusia tetapi manusia hanya sebagai bagian buat proses pengoperasian alat tadi. Di kota-kota akbar pada Indonesia, bangunan tinggi merupakan galat satu jenis konstruksi yang selalu menjadi kebutuhan tiap tahun. Terbatasnya lahan pada kota-kota akbar sebagai alasan primer dalam pembangunan konstruksi bangunan tinggi. Sehingga dibutuhkan teknologi khusus supaya dapat memudahkan pelaksaan pembangunan tadi.

Berbicara mengenai bangunan tinggi tidak tanggal dari galat satu alat yang dipakai dalam proyek Jasa Pemancangan di medan ini, yaitu alat pancang buat pengerjaan pondasi. Konstruksi pondasi pada (deep foundation) mempunyai struktur yang sangat kompleks dibandingkan menggunakan konstruksi pondasi dangkal (shallow foundation). Metode konstruksinya tergolong rumit, terlebih bila bangunan yang akan dibangun sangat tinggi. Oleh karenanya dalam pengerjaan proyek bangunan tinggi, penggunaan jack-in pile dirasa sangat sempurna. Salah satu kelebihan dari jack-in pile ini merupakan gangguan terhadap lingkungan seperti getaran & kebisingan bisa diminimalkan. Cocok sekali buat proyek yang berada pada tengah-tengah tempat pemukiman penduduk.

Jack in pile merupakan suatu sistem pemancangan pondasi tiang yg pelaksanaannya ditekan masuk ke dalam tanah dengan memakai bicu hidraulis yang diberi beban counterweight sehingga nir menyebabkan getaran & gaya  tekan dongkrak lansung & dapat dibaca melalui manometer sehingga gaya tekan tiang dapat diketahui tiap menacpai kedalaman eksklusif. Sebelum dilakukan pemancangan menggunakan jack-in terlebih dahulu dilakukan tes sondir & boring. Dari output tes sondir tadi, rata-homogen kedalaman tanah kerasnya akan diketahui yang lalu dibandingkan dengan perencanaan panjang & kedalaman tiang. Selain mempunyai keunggulan yang disebutkan diatas, alat ini juga sanggup memancang pondasi menggunakan aneka macam berukuran mulai dari 200×200 mm hingga dengan 500×500 mm atau juga bisa untuk spun pile menggunakan diameter 300 hingga menggunakan 600 mm. Mobilisasi indera ini relatif mudah & pada jack in pile nir mungkin terjadi keretakan dalam kepala tiang misalnya pada sistem pemancangan dan juga tidak gampang terjadi necking seperi pada sistem bore-pile.

Dalam artikel ini kita akan membahas galat satu jenis Jack in Pile yaitu Jack in Pile type Hydraulic Static Pile Driver merk Sunwad ZYJ320. Dengan beban ultimate yang mencapai 320 ton. Alat penekan tiang pancang yang terletak pada bagian tengah mesin dilingkupi beban counterweight beranjak menggunakan rel yang bisa berpindah-pindah menggunakan bantuan mesin hirolis pada bagian bawah mesin. Jack-in Pile ini mempunyai 4 guah kaki, yg mana terdiri berdasarkan 2 kaki dalam bagian luar (rel besi berisi air) dan 2 kaki pada bagian pada yg semuanya digerakkan secara hidrolis. Kaki-kai ini diklaim menjadi support sleeper yang dipakai buat beranjak menuju titik-titik yg sudah dipengaruhi sebelumnya & diberi indikasi. Jack-in Pile type Hidaulic Static Pile Driver memiliki kemampuan mobilisasi dan mampu buat memancang tiang pancang berdiameter akbar.

Alat lain yg digunakan buat mendukung kinerja alat ini adalah mobile crane yang berfungsi buat mengangkat tiang pancang ke dekat alat Jasa Pemancangan pancang. Mobile crane seringkali dipakai pada proyek-proyek berskala menengah tetapi proyek tersebut membutuhkan indera buat mengangkut bahan-bahan konstruksi menggunakan area yang relatif luas lantaran mobile crane mampu beranjak bebas mengelilingi area proyek.