Belajar Instalasi Jasa Instalasi Listrik di Medan Listrik Dasar dan Fungsi KomponennyaBelajar Instalasi listrik Dasar

Belajar Instalasi Listrik Dasar – Ilmu instalasi listrik, kita perlu tahu dasar & bentuk sistem kerja kelistrikan itu sendiri. Sebagaimana pentingnya penggunaan listrik itu dalam kehidupan sehari – hari. Instalasi listrik merupakan media atau alat-alat yg dipakai buat menghubungkan antara Jasa Instalasi Listrik di Medan asal listrik dengan komponen – komponen elektrik. Didalam sumber listrik terbagi pada dua jenis arus listrik yaitu AC (Alternating Current) & DC (Direct Current).AC (Alternating Current)

Alternating Current merupakan arus listrik yg memiliki besaran arah arusnya yang selalu berubah-ubah atau bolak-balik . Salah satu model asal yang menggunakan arus AC yaitu asal listrik PLN. Sumber arus PLN yg umumnya dipakai pada tempat tinggalstandartnya memakai tegangan 220 Volt AC dengan frekuensi standart 50 Hz . Ini berlaku buat tegangan 1 phase. Sedangkan besaran pada tegangan tiga phase menggunakan 380 volt buat penggunaan motor listrik.

Pada arus AC mempunyai 2 jenis tegangan yg umumnya dipakai yaitu single phase dan triple phase. Single phase merupakan tegangan yang hanya membutuhkan 2 koneksi yaitu 1 phase & ground / netral. Sedangkan, 3 phase membutuhkan 3 koneksi wire yang dikenal menggunakan kata R, S dan T.Berikut ini merupakan beberapa komponen – komponen yang digunakan pada listrik arus AC1. Kabel

Kabel adalah peralatan listrik yg dipakai sebagai media penghantar menurut satu komponen listrik ke komponen lainnya.dua. MCB

MCB merupakan singkatan dari Miniature Circuit Breaker. Komponen ini memiliki peran yg sangat penting dalam instalasi listrik tempat tinggal. lantaran berfungsi sebagai pelindung atau sistem perlindungan pada sistem rangkaian jika terjadi beban berlebih atau korsleting dalam sistem rangkaian listrik.tiga. Saklar

Saklar yaitu alat yg dipakai buat menghubungkan & memustus arus listrik. Komponen ini pula mempunyai kiprah yg sangat penting dalam rangkaian instalasi listrik tempat tinggal. Yaitu menjadi indera buat menghidupkan atau mematikan lampu yg ada didalam tempat tinggaltinggal.4. Lampu

Komponen lampu dipakai buat membuat tenaga listrik sebagai energi cahaya.5. Kontaktor

Memiliki fungsi untuk menghubungkan & memutus arus listrik yg beroperasi secara elektrik. kontaktor terdiri berdasarkan koil (kumparan), beberapa kontak Normally Open (NO) & beberapa Normally Close (NC). Didalam kontaktor pada sebut sebagai kontaktor normally open (NO), lantaran dalam syarat normalnya pada keadaan terbuka atau tidak terhubung. Sedangkan kontaktor Normally Close (NC) memiliki kondisi normal yang tertutup atau terhubung. Ketika koil yang ada dalam kontaktor diaktifkan, maka masing – masing berdasarkan syarat kontaktor akan berubah misalnya dalam kontaktor NO berubah kondisi menjadi NC dan kebalikannya NC berubah syarat menjadi NO.6. Thermal relay

Thermal relay atau overload relay mempunyai sifat yg peka terhadap suhu. Sehingga, dapat pada fungsikan menjadi pemutus aliran listrik bila terjadi beban berlebih. Thermal overload relay (TOR) memiliki taraf proteksi yang lebih efektif dan ekonomis, yaitu menjadi :Pelindung beban lebih / OverloadMelindungi menurut ketidakseimbangan fasa / phase failure imbalanceMelindungi dari kerugian kehilangan tegangan fasa (Phase Loss).7. Relay

Relay adalah komponen yg menggunakan sistem elektromekanikal, berfungsi buat mengaktifkan kontak saklar yg masih ada didalamnya.8. Delay Timer

Delay Timer merupakan komponen yg digunakan buat mengatur kendali waktu dalam komponen listrik lainnya9. Push button

Push button digunakan buat menghubungkan atau memutus aliran listrik. Pada push button terdapat pegas yang apabila di tekan akan balikpada posisi semula.10. Motor Listrik AC

Alat yg digunakan buat membarui tenaga listrik menjadi tenaga mobilitas atau kebalikannya menurut tenaga mobilitas menjadi tenaga listrik. Biasanya digunakan pada mesin yang membutuhkan transmisi daya buat menggerakkan porosnya.DC (Direct Current)Belajar Instalasi listrik Dasar

Direct Current (DC) merupakan arus listrik menggunakan bentuk arus listrik searah. Contoh asal listrik yang menggunakan arus DC yaitu, battery menggunakan tegangan yg bermacam – macam tergantung menggunakan kebutuhan penggunaannya.

Contoh asal arus DC yg lainnya adalah adaptor. Hampir pada setiap alat-alat elektronik menggunakan adaptor. Contoh  dasarnya merupakan charger dalam barang electronik misalnya smartphone, PC, Laptop, dll. Adaptor ini sendiri berfungsi untuk membarui arus AC (arus bolak – balik ) menjadi arus DC (searah).

Beberapa komponen yang digunakan buat sumber arus dc yaitu :1. Resistor

Berfungsi buat menghambat arus listrik didalam sistem rangkaian elektronik. Satuan buat hambatan / penahan adalah OHM2. Transformator

Transformator (trafo) merupakan komponen yg digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan AC. Trafo memiliki tipe jenis dari kegunaannya yaitu trafo yg dapat mempertinggi tegangan dianggap dengan Trafo step up. Sedangkan, trafo yg berfungsi buat menurunkan tegangan diklaim menggunakan step down.3. Dioda

Dioda biasanya merupakan dioda yg dipergunakan pada rangkaian-rangkaian sederhana

dan umumnya berfungsi menjadi penyeimbang atau pembatas arus listrik.4. Kapasitor

Kapasitor pada biasanya adalah komponen yang berfungsi untuk menyimpan energi listrik yang sifatnya ad interim buat pada alirkan ke dalam komponen lainnya. Kapasitor mempunyai berbagai macam jenis tergantung dalam bentuk penggunaannya. Satuan Capasitor adalah farad.5. Transistor

Transistor adalah komponen yg bisa berfungsi buat menguatkan signal masukan, dalam rangkaian elektronik. komponen transistor mempunyai peran aktif pada sistem rangkaian elektronik, lantaran beroperasi lebih berat daripada komponen lainnya.6. Integrated Circuit (IC)

Integrated circuit adalah komponen elektronika yg mempunyai kiprah kiprah penting. IC ini biasanya dipakai menjadi penguat dan jua menjadi sistem gerbang akal yg ada dalam rangkaian.7. Motor Listrik DC

Motor listrik DC mempunyai pengertian sama menggunakan motor listrik AC yaitu mengubah tenaga listrik menjadi energi mobilitas.

Itulah beberapa penerangan dasar terkait dengan sistem instalasi listrik. Dimana pada instalasi listrik mempunyai beberapa komponen yg dipakai sesuai menggunakan penerangan fungsinya. Untuk beberapa komponen akan di jelaskan pada penerangan detailnya dalam artikel selanjutnya.